Pep Guardiola Terus Sanjung Nicolas Otamendi

Firvfriv.com – Pep Guardiola telah menunjuk satu pemain yang juga pantas mendapatkan sanjungan dengan segala kemenangan Manchester City di Premier League. Satu pemain tersebut yakni Nicolas Otamendi.

Dengan bagusnya performa mereka yang diperlihatkan pada musim ini, namun juga cedera telah dialami oleh mereka. Ada sebanyak tiga pemain yakni Benjamin Mendy, Vincent Kompany, dan John Stones yang alami cedera hingga harus absen dulu.

Namun kekhawatiran Guardiola sudah pasti tertuju pada sosok Stones. Seorang bek yang berasal dari Inggris tersebut memang sudah menjadi andalan Guardiola dan juga Otamendi sejak awal musim. Sayang sekali Stones harus rela menepi dulu lantaran cedera yang dialaminya pada saat menghadapi Leicester di liga pada pertengahan November.

Dari delapan pertandingan selanjutnya tanpa Stones, City hanya kebobolan lima gol. Guardiola pun berterima kasih pada Otamendi, yang tetap bisa tampil konsisten dan membantu The Citizens meraih kemenangan.

“Kami punya Superman di dalam tim, yakni Nico Otamendi yang pastinya membantu kami,” Guardiola.

“Tanpa Nico, itu tidak akan mungkin terjadi, apa yang sudah kami lakukan. Semua orang bicara tentang beberapa pemain seperti Raheem [Sterling], David [Silva], Kevin [De Bruyne], Sergio [Aguero], dan mereka memang layak.”

“Tapi kalau saya bisa menunjuk pemain yang layak mendapat respek penuh atas apa yang mereka lakukan sampai sekarang, itu adalah Nico. Nico luar biasa,” Guardiola menambahkan.

“Dia adalah orang yang meski dengan rasa sakit di pergelangan kaki, lutut, punggung, dia selalu bertarung. Dia adalah salah satu kompetitor terbesar yang pernah saya temui. Dia begitu penting. Saya tidak bisa membayangkan situasi kami di klasemen dan bagaimana kami bermain tanpanya. Ini tidak akan mungkin.”

Otamendi sudah bermain 19 kali musim ini. Bek asal Argentina ini tercatat sudah melakukan 30 kali intersep, 64 kali clearance, serta 24 kali tekel sukses. Ia juga cukup produktif dengan sudah ikut mencetak empat gol sejauh ini.

Manchester City Tetap Ciptakan Peluang Saat Berhadapan Dengan Newcastle United

Firvfriv.com – Pep Guardiola menyadari jika perjalanan dalam melawan Newcastle United tidak bisa dianggap enteng begitu saja untuk timnya. Bukan lantaran betapa sulitnya faktor pertahanan yang ada pada lawan, namun lantaran tidak terlihatnya hasrat bermain pada tim lawan.

Manchester City menjalani permainan dengan ciri khasnya pada saat berkunjung ke St James’ Park, Kamis (28/12/2017) dinihari WIB. City masih seperti biasa mengandalkan penguasaaan bola melalui umpan yang tidak terlalu panjang yang nantinya dihasilkan oleh para pemain.

Disisi lain, Newcastle lebih memilih untuk fokus dalam usaha pertahanan mereka dan juga mengumpulkan banyak pemain yang ada di wilayah pertahanan mereka. Sedangkan untuk para pemain dari tim The Magpies terlihat baru melakukan penyerangan disaat memasuki menit-menit terakhir di babak kedua.

Dalam menghadapi lawan yang begitu defensif dalam bermain, City tetap saja mampu dalam menghadirkan sejumlah peluang yang apik pada babak pertama. Namun sayangnya, hanya ada satu peluang yang berujung pada masuknya bola melalui tendangan Raheem Sterling.

Guardiola sebenarnya tak asing dengan situasi ini karena nyaris semua tim lawan memakai taktik seperti Newcastle ketika bertemu City. Pria asal Spanyol itu pun harus memutar otak agar timnya tetap menang.

“Kami sudah melakukan segalanya, tapi sulit untuk bermain ketika tim lain tak ingin bermain. Pada menit-menit akhir kami bermain dalam ritme mereka dan itu tak mudah karena laga belum berakhir pada kedudukan 1-0. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk menang 2-0, 3-0, 4-0,” ujar Guardiola.

“Anda harus selalu siap menghadapi situasi ini, dan tak selalu mudah untuk mempertahankan level itu. Tapi, kami punya lebih banyak poin dan kami sekarang unggul 15 poin dan bisa fokus ke laga berikutnya,” tambahnya.

Kemenangan 1-0 atas Newcastle mengukuhkan posisi City di puncak klasemen Premier League. City memperlebar jarak dengan tim peringkat kedua, Manchester United, menjadi 15 poin.

“Setiap manajer bisa memutuskan apa yang dia inginkan. Saya lebih memilih untuk bermain, tapi saya sangat menghormati apa yang dilakukan lawan dan kami harus berusaha menemukan cara untuk menyerang mereka,” kata Guardiola.

Juergen Klopp Angkat Bicara Soal City Dan MU

Firvfriv.com – Dengan keadaan dari sisa musim pada kompetisi 2017/2018 yang masih panjang telah dinilai hanya akan ada dua klub yang dilihat memang berhak dan juga pantas untuk dijagokan menjadi juara pada musim ini. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Manajer Liverpool Juergen Klopp. Sedangkan pada persaingan untuk klub yang lainnya hanya tersisa tiket pada Liga Champions.

Hingga pada pekan yang ke-19 liga Inggris, Manchester City sudah menempati posisi paling depan dengan semua usaha pemainnya. Sedang pada urutan yang kedua ditempati oleh Manchester United.

Manchester City memang sudah lebih dulu berlari dengan kencangnya hingga mengoleksi 55 poin. Sedangkan untuk Manchester United mengikuti pada urutan selanjutnya dengan perolehan sebanyak 42 poin.

Peringkat ketiga, keempat, dan kelima berturut-turut ditempati oleh Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur. Arsenal duduk di peringkat keenam, dengan jarak satu poin dengan Spurs. Dengan urutan posisi tersebutlah, Klopp bisa menilai bagaimana persaingan gelar juara yang nantinya akan jatuh diantara City dan MU. Klub-klub lain, disebutnya, hanya tinggal bersaing mengamankan tiket Liga Champions.

“Kami berada di jalan yang benar dan kami harus menjaga kesolidan tim, meningkatkan kemampuan, dan menuntut keterlibatan para pemain. Itu tugas untuk masa depan,” kata Klopp.

“Saya rasa tak ada klub lain, kecuali Manchester City dan mungkin United yang bisa bicara banyak tentang soal bagaimana mereka bisa menjadi juara liga,” dia menjelaskan.

“Sementara kami harus lolos kualifikasi Liga Champions, finis pada posisi setinggi mungkin. Itu menandakan kami harus bisa finis peringkat kedua, ketiga atau keempat. Maka, akan menjadi situasi yang fantastis,” Klopp berharap.

Toni Kroos: Madrid Akan Kejar Ketinggalan Lewat 23 Pertandingan

Firvfriv.com – Jarak antara Real madrid dengan Barcelona dinilai oleh Toni Kroos tidak terlamapu jauh sekali. Namun, meskipun begitu dengan hasil kemenangan yang diperoleh di El Clasico akan sangat krusial dalam cara menjaga kans juara.

Nantinya akan ada masanya Madrid menjamu Barcelona yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017) malam WIB di lanjutan La Liga pekan ke-17. Dengan dipertemukan dengan tuan rumanya secara langsung, nantinya Madrid memiliki sebuah tuntutan yang jauh lebih besar untuk bisa meraih kemenagan lantaran sudah tertinggal jauh di papan klasemen.

Los Blancos untuk saat ini sedang berada di posisi empat dengan nilai 31 dari 15 pekan. Dengan memiliki jarak sebanyak 11 poin dengan Barcelona di posisi teratas, yang sudah bermain 16 kali sejauh ini.

Dengan adanya jarak sebanyal 11 poin itulah sangat dinilai oleh Kroos masih sangat mudah untuk bisa mengejar ketertinggalan untuk bisa dikejar. Apalagi ditambah dengan musim ini yang masih menyisakan sebanyak 23 pertandingan untuk mereka. Di lain sisi, dia menegaskan kemenangan di El Clasico tetap sangat krusial untuk menjaga persaingan juara tetap terbuka.

Kalah akan membuat selisih menjadi 14 poin, yang tentu saja bakal lebih berat untuk dikejar. Khususnya dengan Barcelona semakin percaya diri.

“Musim masihlah panjang. Kami berjarak 11 poin dan tertinggal satu pertandingan, tapi kami masih ada di jarak yang terjangkau,” ungkap Kroos.

“Tapi untuk menjaga persaingan gelar tetap terbuka, kami lebih baik memenangi pertandingan ini,” tambahnya.

Sergio Ramos Menilai Tim Gremio Handal Dalam Serangan Balik

Firvfriv.com – Sergio Ramos sangat mengharapkan pada penutupan akhir tahun nanti Real Madrid akan membawa senyuman dengan kesan baik yang tidak akan pernah bisa terlupakan oleh setiap orang. Hal ersebut akan terjadi jika Real madrid berhasil mendapatkan kemenangan oada saat pertandingan Piala Dunia Antarklub 2017.

Saat ini, Madrid telah dipastikan lolos dalam final Piala Dunia Antarklub setelah berhasil mengalahkan Al-Jazira 2-1. Pada laga final Madrid yang nantinya akan dipertemukan dengan Gremio di Zayed Sports City Stadium, Abu Dhabi, Sabtu (16/12/2017) malam WIB.

Los Blancos adalah juara bertahan di ajang ini, setelah sebelumnya keluar sebagai juara pada 2016 dan meraih gelar pertamanya di tahun 2014. Jika bisa mengalahkan Gremio, Madrid akan mengoleksi tiga trofi Piala Dunia Antarklub, terbanyak bersama Barcelona. Akhir tahun Madrid pun akan mengesankan.

“Ada gelar yang diperjuangkan dan kami ingin tersenyum di hadapan fans kami. Ini adalah kesempatan lain untuk membuktikan kami sebagai juara dunia,” kata Ramos.

“Ini adalah final yang kami hadapi dengan rasa senang dan keinginan yang nyata untuk pulang dengan membawa trofi. Memenangi Piala Dunia Antarklub akan menjadi akhiri tahun yang tak terlupakan,” sambungnya.

Selain itu Ramos juga sempat menuturkan terkait tim Gremio. Dirinya telah menilai jika wakil dari Brasil itu sangat bagus dan juga mempunyai kecepatan dalam melakukan serangan balik.

“Kami tahu semua tentang mereka. Kami menyaksikan pertandingan mereka melawan Pachuca dan kami telah mempelajarinya. Mereka adalah lawan yang sangat bagus dalam hal teknis dan punya pemain yang dapat membuat perbedaan dan cepat dalam serangan balik.”

“Striker mereka absen di final, tapi mereka tidak akan membuat jalan kami menjadi mudah. Mereka adalah pesaing yang oke dengan pelatih yang merupakan mantan pemain klub itu dan memudahkannya menyampaikan berbagai hal ke skuat. Kami siap bersaing untuk gelar ini,” pria asal Spanyol itu menegaskan.

Alexis Sanchez Digantikan Karena Tampil Sangat Jelek

Firvfriv.com – Penampilan Alexis Sanchez bermain lebih memuaskan pada waktu Arsenal ditahan West Ham 0-0, Kamis (14/12/2017) dinihari WIB. Namun ada pembelaan yang ditujukan untuk Alexis dari seorang manager Arsenal Arsene Wenger.

Mendapat jatah main pada saat awal permainan dimulai, dia berhasil mencatat sebanyak enam kali tembakan. Namun, seluruh tembakan hanya dua saja yang berhasil mengarah ke gawang. Jika dilihat secara keseluruhan, Sanchez tidak memberikan dampak berarti dalam usaha Arsenal menjebol gawang The Hammers.

Setelah itu Wenger mengambil keputusan untuk mengganti Sanchez dengan Alexandre Lacazette di 10 menit terakhir. Dengan begitu, Sanchez tidak akan bisa menyumbangkan lagi sebuah gol untuk the Gunners dalam tiga pertandingan terakhir, atau hanya mencetak tiga gol saja dalam delapan laga.

Masalah Sanchez berbanding lurus dengan ketajaman Arsenal. Tim London Utara itu terhitung sudah menciptakan 66 percobaan dalam tiga pertandingan terakhirnya, tapi hanya mampu mengkonversinya menjadi dua gol.

“Dalam situasi semacam itu Anda tidak ingin fokus pada satu pemain saja, melainkan lebih pada sikap kolektif tim dan menjaga mereka fokus pada kualitas permainan kami,” ungkap Wenger.

“Kami menciptakan banyak peluang. (Gol) akan adatang. Sulit mengatakan apakah performa dia jeblok. Dia sudah berusaha pada malam ini. (Pertandingan) sulit karena lawan juga bertahan dengan sangat baik.”

Wenger mengungkapkan, timnya masih terhantui dengan kekalahan dari Manchester United 1-3. Di pertandingan itu, Arsenal menciptakan 33 percobaan (16 mengarah ke gawang) tapi hanya satu gol yang tercipta dan takluk.

“Sebanyak 33 percobaan dan peluang-peluang yang kami lewatkan melawan Manchester United mungkin menimbulkan sedikit dampak. Kami harus terus fokus pada kualitas permainan kami dan tidak terlalu fokus pada fakta bahwa kami kurang tajam saat ini,” lugas Wenger.

Satu angka yang diraih Arsenal membuat posisinya melorot ke posisi ketujuh klasemen dengan baru mengantongi 30 poin. Di pertandingan berikutnya, Arsenal akan menjamu Newcastle United, Sabtu (16/12).